Musik Mengembalikan Semangat Kerja…

October 25th, 2008 by Jack

Saya bukanlah pendengar music yang maniac, namun apabila sedang dikantor (AdamAir pada saat itu) saya selalu menyetel music dengan volume yang cukup tinggi di ruangan saya padahal kebijakan perusahaan memang tidak memperbolehkannya.. Saya terbiasa mendengarkan music dengan memutar lagu-lagu koleksi di komputer yang saya gunakan supaya dalam bekerja tidak mengantuk, tetap semangat.. Memang jumlah lagu yang saya dengar tidak banyak, mungkin hanya sekitar 200 lagu diulang-ulang setiap hari selama berbulan-bulan..

Singkat cerita AdamAir dinyatakan Pailit, dan saya menjadi lebih jarang mendengarkan musik pada saat memakai komputer, walaupun di rumah saya memiliki komputer dan audio yang lebih bagus daripada audio di kantor AdamAir.. Ada banyak hal yang membuat saya tidak bisa mendengarkan music di kamar (rumah) dengan volume yang tinggi, antara lain disebabkan ada anak kecil (keponakan), pekerjaan bukan pekerjaan yang diminati melainkan hanya asal kerja saja.. Saya lebih banyak menggunakan komputer di rumah secara bisu atau mendengarkan music dengan volume yang sangat kecil..

Pada saat itu saya memutuskan untuk tidak kembali ke dunia airlines lagi dan mencari pekerjaan yang tidak ada hubungannya dengan dunia airlines hingga akhirnya saya diterima di salah satu perusahaan yang cukup ternama… Sayapun bekerja, namun ternyata kejenuhan bekerja saya di perusahaan yang baru sangat cepat terjadi.. Satu bulan bekerja saya sudah tidak betah, apalagi di kantor yang baru untuk pemakaian komputer beramai-ramai, tidak ada music sama sekali.. Kejenuhan saya memuncak ketika libur pada periode lebaran yang lalu, niat bekerja sudah merosot hingga 10000%.. Waktu libur hanya saya gunakan untuk bermain game online, makan, tidur, mandi, dan berulang terus..

Hingga akhirnya saya berpikir kenapa koq saya menjadi seperti itu yang tidak mempunyai semangat.. Puncaknya pada suatu masa di dalam liburan itu, rumah ditinggal pergi oleh keponakan2 yang sedang jalan-jalan.. Saya menutup pintu kamar (sehingga lebih kedap suara) kemudian saya menyetel lagu di komputer saya dengan volume yang ‘mantap’ dan kemudian saya cuma merokok sambil tiduran dan diam (karena gak hapal lagunya).. Setelah beberapa lama saya diam, saya kemudian bangun dan membuka folder lagu-lagu yang sering saya dengarkan pada saat di Kantor AdamAir dahulu.. Nah pada saat itu saya spontan ikut bernyanyi dengan setengah teriak.. Dan yang kemudian terjadi, pikiran saya menjadi terbuka dan memutuskan untuk kembali ke dunia airlines apapun yang terjadi.. saya mulai menghubungi teman-teman di berbagai airlines untuk sharing mengenai keinginan saya untuk kembali ke dunia airlines.. Hingga akhirnya saya diterima di salah satu Airlines swasta dan mulai bekerja awal bulan depan.. Perasaan senang yang saya rasakan sangat luar biasa walaupun saya belum tahu nantinya akan seperti apa jikalau bekerja di airlines tersebut, namun dari pengalaman ini saya mendapatkan satu pelajaran baru, yaitu Mendengarkan lagu-lagu lama yang pernah menjadi lagu untuk penyemangat di masa lalu dapat mengembalikan semangat yang telah hilang..

Mau Tahu Mengenai Dunia Penerbangan di Indonesia Bahkan di Dunia..??

August 28th, 2008 by Jack

Rekan-rekan.. Bagi yang berminat, ingin mengenal, sekedar mau tahu soal dunia penerbangan dapat mengunjungi dan menjadi anggota di www.indoflyer.net yang merupakan forum komunitas terbesar dan pertama di Indonesia bidang penerbangan.. Anggotanya dari berbagai daerah di Indonesia bahkan sampai di luar negeri pun banyak yang tergabung disana.. saat ini anggotanya sudah 3500 orang yang mayoritas adalah orang Indonesia.. Ada pilot, pramugari, teknik, staf operasional airlines, travel agent, penumpang, pemain flight simulator, orang2 dephub, bahkan sampai Airlines Consultant juga ada, apalagi yang non airlines buanyak banget.. Data-data yang diberikan selalu cepat, akurat dan dari banyak sumber.. Di forum tersebut terbuka untuk umum, sistem pengawasan forum juga sangat bagus.. Bisa buat nambah ilmu terutama di dunia penerbangan.. Saya tergabung sebagai Anggota di Indoflyer sejak September 2007 dan sekarang pengetahuan saya sudah bertambah walaupun masih belum ada apa-apanya dibandingkan banyak teman-teman disana.. gak ada salahnya telat daripada tidak sama sekali..

Sepintas mengenai Indoflyer:
Indoflyer adalah komunitas pecinta dunia penerbangan pertama dan terbesar di Indonesia, yang mengumpulkan beragam hobi di dalam komunitasnya. Hobi-hobi yang tergabung di dalam Indoflyer meliputi hobi Aviation photography, Game Microsoft Flight Simulator, Diecast, Radio Control Airplane, Aeromodeling, hingga ke forum diskusi penerbangan.

Ayo bergabung di www.indoflyer.net supaya kita lebih mengenal dunia penerbangan..

Regards,
-jack-

Feng Shui Rumah Tusuk Sate Bukanlah Mitos Atau Ilmu Paranormal.

August 27th, 2008 by Jack

Menurut feng shui, rumah tinggal apabila memiliki posisi tusuk sate sangat tidak bagus.. Hal ini memang benar, namun pasti ada alasan-alasan kenapa  rumah tingal tidak boleh posisi tusuk sate. Oleh karena saya tidak percaya dengan hal-hal paranormal, maka saya coba memikirkan kenapa rumah tidak boleh tusuk sate dan saya memperoleh beberapa pemikiran sehingga saya memberikan judul posting ini Feng shui rumah tusuk sate bukanlah mitos atau ilmu paranormal..

Posisi rumah tusuk sate

Apabila kita coba telaah kehidupan di jaman dahulu  maka kita akan tahu alasan dan atau sebab timbulnya Feng Shui rumah tidak boleh tusuk sate, kita akan berpersepsi kalau memang benar hal tersebut bukanlah mitos atau ilmu paranormal.. Berikut hal-hal yang menyebabkan rumah tidak boleh tusuk sate:
- Pemukiman penduduk jaman dahulu masih berbentung desa dan atau kampung, masih banyak babi hutan yang berkeliaran hingga akhirnya babi hutan terus diburu karena mengganggu.. Babi hutan kalau sedang berlari sangat sulit belok, sehingga apabila sedang masuk ke perkampungan dan dikejar oleh penduduk maka babi hutan tersebut berlari di jalan perkampungan dan karena sangat sulit untuk belok, maka babi hutan tersebut menabrak rumah yang berposisi tusuk sate..
- Jaman dahulu banyak perperangan, termasuk lempar-lemparan batu n tombak, pasukan berkuda kalau sedang kejar-kejaran juga sering bablas tidak bisa belok.. jadi obyek kebablasan pas perang..
- Udara Kotor seringkali menabrak rumah tusuk sate, kalau tetangga sedang memasak maka baunya akan tercium di rumah tusuk sate, apalagi kalau masaknya yang pedas-pedas. Selain itu lebih mudah terserang penyakit karena kotornya udara yang masuk ke dalam rumah..
- dll.

Menurut saya, itulah sebagian penyebab kenapa rumah tidak boleh tusuk sate..

Demikian penjelasan singkat teori saya yang kemungkinan akan saya bahas lebih lanjut apabila ada comment-coment dari rekan-rekan blogger.. Mohon maaf apabila posting ini membuat orang menjadi tersinggung..

Teori Pembentukan Tubuh Bayi Ketika Masih Dalam Kandungan

August 15th, 2008 by Jack

Teori ini belum bisa dibuktikan, namun saya memiliki pemikiran original yang akhirnya saya coba untuk tuangkan dalam posting ini..

Jikalau saya bertemu ibu-ibu yang sedang hamil, saya seringkali mendengar ibu hamil tersebut mengatakan, “amit-amit jabang bayi”. Hal ini kerap kali terucap apabila sang calon ibu ini melihat sesuatu pada orang lain yang menurutnya janggal dan tidak mengingkinkan si jabang bayi lahir dengan kondisi seperti itu (biasanya melihat orang yang memiliki cacat fisik).. Pada saat sedang hamil, sang suami juga tidak boleh melakukan aktivitas-aktivitas seperti memancing, menyembelih hewan, dll karena sang jabang bayi disinyalir akan lahir cacat fisik..

Saya berpikir kenapa hal tersebut bisa terjadi..?? Apakah ada ajaran agama yang memberitahukan pantangan untuk ibu-ibu hamil..?? Saya menanyakan ke beberapa orang yang memiliki agama yang berbeda namun mereka menjawab bahwa hal tersebut memang tidak ada di ajaran agama apapun dan mereka tidak menemukan hal tersebut di kitab suci agama mereka.. Koq bisa ya, padahal manusia kan diciptakan sempurna..?? Terlepas dari hal religius, saya berpikir dan memperoleh jawaban (belum bisa dibuktikan) yang akan saya tuangkan pada paragraf berikutnya.. Posting saya ini tidak bermaksud menyinggung atau melecehkan ajaran agama manapun, melainkan hanya hasil pemikiran saya yang saya tuangkan..

Bayi di dalam kandungan terbentuk oleh pemikiran dari otak sang calon ibu yang tidak disadari olehnya.. Otak secara langsung mengkontrol kondisi sang janin di dalam kandungan termasuk kontrol akan pembentukan fisik sang jabang bayi.. Apabila sang calon ibu sering bercermin, maka secara global wajah sang jabang bayi akan mirip sang calon ibu.. Jika sang ibu sering melihat sang calon ayah, maka secara global wajah sang jabang bayi akan mirip sang calon ayah.. Baik sang jabang bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki ataupun perempuan.. Kemiripan sang jabang bayi dengan orang tuanya tergantung persentase sang calon ibu dalam melihat dan berpikir secara tidak disadari (membayangkan wajah)..

Semakin keras pemikiran sang calon ibu akan bayangan wajah sang jabang bayi, semakin besar kemungkinan sang jabang bayi akan berwajah seperti itu, walaupun frekuensi pemikirannya cenderung sedikit atau sebentar.. Jika sang calon ibu melihat orang cacat (maaf, misalkan bibir sumbing) maka otak akan langsung mencerna dan akan mencoba membentuknya.. Sang calon ibu mengucapkan ‘amit-amit jabang bayi’ sebenarnya hanya untuk menghilangkan bayang-bayang akan calon anaknya apabila memiliki bibir sumbing.. Jikalau sang calon ibu terus membayangkannya maka semakin besar kemungkinan sang jabang bayi akan memiliki bibir sumbing.. Begitu pula jika sang calon ayah memancing ikan, maka sang calon ibu akan membayangkan sang calon bayi memiliki bibir sumbing karena sudah terkontaminasi oleh mitos yang beredar.. Kenapa mitos seperti ini sangat sedikit bahkan  mendekati tidak ada yang percaya di negara2 barat..?? karena mitos ini tidak diakui secara umum di negara2 barat, maka hasilnya sangat sedikit bila dibandingkan dengan di Indonesia bayi yang terlahir dengan bibir sumbing.. Demikian juga apabila sang calon ibu sangat membenci seseorang bahkan sampai memiliki dendam, hal ini akan sangat berpengaruh dalam proses pembentukan fisik sang jabang bayi sehingga wajah sang jabang bayi akan mirip dengan orang yang dibenci oleh sang calon ibu..

Wajah sang jabang bayi ibarat adonan, dan otak yang membentuknya..

Jadi menurut saya, sebaiknya ibu-ibu hamil tidak percaya akan mitos-mitos yang beredar luas  sehingga pemikiran, bayang-bayang yang negatif tidak mempengaruhi otak dalam proses pembentukan fisik sang jabang bayi.. Dan sebaiknya tidak membenci seseorang apabila sedang hamil dan lebih bagus hidup dengan lebih sabar (tidak memendam rasa benci atau apapun yang bersifat negatif).. Lebih baik secara keras memikirkan atau membayangkan calon bayinya berwajah seperti artis-artis idamannya..

Demikian penjelasan singkat teori saya yang kemungkinan akan saya bahas lebih lanjut apabila ada comment-coment dari rekan-rekan blogger.. Mohon maaf apabila posting ini membuat orang menjadi tersinggung..

Jabang Bayi

Kenapa Ibu-Ibu Lebih Bawel Daripada Bapak-Bapak..??

August 7th, 2008 by Jack

Sudah beberapa kali saya menjemput keponakan saya pulang sekolah.. Pada saat menjemput, saya melihat sangat banyak ibu-ibu dengan berbagai macam gaya penampilan..

Saya melihat ibu-ibu tersebut terlibat dalam pembicaraan seputar rumah tangga, serba-serbi sekolah seperti halnya membicarakan soal seragam anaknya, buku sekolah anaknya, dll deh yang menurut saya kurang penting.. gaya bicara mereka cenderung sangat cepat (menurut saya).. satu menit bisa menyelesaikan bacaan satu halaman folio kali..

Dalam hal ini, saya menemukan suatu teori yang sifatnya cukup universal di jakarta..

Ibu-ibu cenderung bawel karena suatu siklus hidup.. Ibu-ibu yang menjemput anaknya pulang sekolah pada umumnya adalah ibu-ibu yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga (jarang yang wanita karier karena biasanya menggunakan suster).. Ibu-ibu rumah tangga tersebut terindikasi kurang komunikasi di lingkungan tempat tinggalnya karena seringkali topik pembicaraan bukanlah hal yang menarik baginya.. Alhasil, mereka lebih senang ngorbrol pada saat mereka menunggu anaknya pulang sekolah.. Namun dikarenakan terbatasnya waktu (anaknya pulang sekolah, pembicaraan langsung selesai) maka ibu-ibu cenderung berbicara lebih cepat supaya semua yang mau dibicarakan bisa selesai bersamaan dengan bunyi bel sekolah.. Hal tersebut menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari dan mungkin menular.. maka ibu-ibu tersebut menjadi lebih bawel..

Tulisan ini tidak bermaksud melecehkan ibu-ibu loh.. cuma aja itu hasil pemikiran saya..

walaupun sebenarnya di kuping saya terdengar seperti dengungan nyamuk dan lalat… nguing nguiung nguing. :p

By: Jack